kegiatan

BPMP DKI Jakarta Gelar Evaluasi Program Penjaminan Mutu Pendidikan

Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP) merupakan salah satu kebijakan strategis Kemendikdasmen yang bertujuan memastikan setiap satuan pendidikan memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan secara nasional. Melalui penjaminan mutu, pemerintah mendorong terwujudnya layanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan dengan berlandaskan pada data, standar, serta evaluasi berkelanjutan. Implementasi kebijakan ini dijalankan melalui berbagai instrumen, seperti Data Pokok Pendidikan (Dapodik), Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan, pemenuhan 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP), serta asesmen dan survei nasional, termasuk Asesmen Nasional (AN), Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar), dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Dalam rangka mengawal implementasi kebijakan tersebut di daerah, BPMP Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Program Penjaminan Mutu Pendidikan melalui Dapodik, SPM Pendidikan, serta AN, Sulingjar, dan TKA pada 17–18 November 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Hotel Swiss-Belresidences Kalibata Jakarta, dan diikuti oleh 65 peserta. Peserta kegiatan berasal dari unsur strategis, antara lain Kepala Bidang SMP, SMA, SMK, PAUD PMPK, PTK, Program dan Anggaran Dinas Pendidikan, Kepala Bidang Penganggaran Kesra BPKD, para Kepala Suku Dinas Pendidikan dari 11 wilayah, Koordinator Pengawas lintas jenjang, Penilik, Tim Teknis ANBK dan TKA, staf Pusdatindik, operator Dapodik, serta unsur internal BPMP Provinsi DKI Jakarta. Kehadiran lintas instansi ini memperkuat semangat kolaborasi dalam penguatan mutu pendidikan daerah.

Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan advokasi penjaminan mutu pendidikan melalui penguatan program Dapodik, SPM Pendidikan, pemenuhan 8 SNP, serta pelaksanaan AN, Sulingjar, dan TKA. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi hasil pemetaan mutu pemenuhan 8 SNP di Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025, sekaligus memperkuat peran BPMP sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mengevaluasi kualitas data pendidikan, realisasi SPM Pendidikan Tahun 2025, penyusunan anggaran Tahun 2026, pendampingan satuan pendidikan, serta pelaksanaan berbagai instrumen evaluasi mutu pendidikan.

Kepala BPMP Provinsi DKI Jakarta, Wibowo Mukti, S.Kom., M.Si., dalam paparannya menekankan bahwa penjaminan mutu pendidikan tidak dapat berjalan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor yang berkelanjutan. Menurutnya, BPMP berperan sebagai mitra pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan mutu agar implementasinya di satuan pendidikan selaras dengan standar nasional dan kebutuhan riil di lapangan.

Senada dengan hal tersebut, Dr. Nahdiana, M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, memaparkan kebijakan penjaminan mutu pendidikan yang telah dan sedang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, BPMP, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan program mutu pendidikan berjalan efektif, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan.

Kegiatan ini juga menghadirkan paparan teknis dan evaluatif dari para narasumber lainnya. Nurjaman, S.Kom., Tim Teknis AN/TKA Provinsi DKI Jakarta, menyampaikan evaluasi pelaksanaan AN, Sulingjar, dan TKA Tahun 2025, sementara Jhones Albert, Kepala Pusdatindik Provinsi DKI Jakarta, memaparkan hasil audit kualitas Dapodik Tahun 2025 dengan fokus pada identifikasi dan tindak lanjut sub-indikator paling rentan. Selanjutnya, Sri Sulastri, S.Si., M.Pd., Katimker SMP BPMP Provinsi DKI Jakarta/Widyaprada Ahli Madya mempresentasikan pemetaan mutu pemenuhan 8 SNP di Provinsi DKI Jakarta, yang memberikan gambaran komprehensif kondisi mutu pendidikan di tingkat provinsi dan wilayah.

Dari sisi pendampingan satuan pendidikan, Dr. Istadi, M.Pd. menyampaikan hasil evaluasi pendampingan Program PMP Tahun 2025. Sementara itu, aspek perencanaan dan penganggaran dibahas oleh Zukhaery Ecky, yang memaparkan realisasi SPM Pendidikan Tahun 2025 serta arah penganggaran SPM Pendidikan Tahun 2026. Kegiatan ini ditutup dengan pemaparan Rahmah Kurniawaty, S.S., S.Kom., M.T. mengenai rencana tindak lanjut penjaminan mutu pendidikan di Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026.

Sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi yang terjalin, BPMP Provinsi DKI Jakarta memberikan Apresiasi Sinergi Penjaminan Mutu Pendidikan Tahun 2025 kepada Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, BPKD Provinsi DKI Jakarta, dan Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta. Sebaliknya, BPMP Provinsi DKI Jakarta juga menerima apresiasi dari Dinas Pendidikan sebagai wujud penguatan kemitraan dalam peningkatan mutu pendidikan di Provinsi DKI Jakarta.

Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memaparkan kebijakan, hasil pemetaan mutu, serta membangun komitmen bersama untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menyukseskan program penjaminan mutu pendidikan. Keberhasilan kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung peran BPMP untuk mencapai target/objective Tim Percepatan (TP) VIII Penjaminan Mutu Pendidikan Penjaminan Mutu Pendidikan.

Sebagai tindak lanjut, BPMP Provinsi DKI Jakarta diharapkan dapat menyiapkan rancangan program penjaminan mutu pendidikan Tahun 2026 dan terus mengawal sub-kegiatan prioritas SPM Pendidikan dalam perencanaan dan penganggaran daerah. Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta juga didorong untuk tetap mengawal pemenuhan SPM Pendidikan secara berkualitas, sejalan dengan kebijakan nasional. Sementara itu, Pusdatindik, Dinas dan Suku Dinas Pendidikan, Pusat Pelatihan dan Pengembangan Pendidikan, serta para pengawas dan penilik diharapkan terus memperkuat perannya dalam peningkatan kualitas data, fasilitasi asesmen, penyesuaian diklat, dan diseminasi kebijakan penjaminan mutu pendidikan.

Melalui kegiatan evaluasi ini, BPMP Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan penjaminan mutu pendidikan berbasis data dan kolaborasi, demi terwujudnya pendidikan bermutu dan berkelanjutan bagi seluruh peserta didik di Provinsi DKI Jakarta.

Bagikan ..