Sambut Ramadan, BPMP DKI Jakarta Gelar Tausiyah Penuh Makna
Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 H, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan tausiyah agama di Masjid At-Tarbiyah BPMP DKI Jakarta, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama bagi seluruh pegawai untuk menyiapkan diri, menata niat, sekaligus menyegarkan semangat pengabdian di awal tahun kerja.
Tausiyah ini terselenggara berkat kolaborasi Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid At-Tarbiyah dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPMP DKI Jakarta. Sinergi tersebut menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah dinamika tugas dan tanggung jawab organisasi.
Mengusung tema “Hijrah Nilai dan Kinerja: Refleksi di Awal Tahun Pengabdian”, tausiyah disampaikan oleh Ustadz Faris BQ, Lc., M.Si. Dalam penyampaiannya, Ustadz Faris mengajak seluruh pegawai memaknai hijrah tidak hanya sebagai perubahan dalam ibadah personal, tetapi juga sebagai perubahan sikap, pola pikir, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam bekerja dan melayani masyarakat.
Ustadz Faris menekankan bahwa Ramadan memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan Al-Qur’an. Al-Qur’an menjadi sumber pembentukan akhlak Rasulullah SAW, sosok teladan sepanjang zaman. Menurutnya, semakin dekat seseorang dengan Al-Qur’an, semakin besar pula peluang lahirnya perubahan positif dalam kehidupan, baik secara pribadi maupun profesional.
Ia juga mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulan penuh berkah. Namun, keberkahan tidak selalu diukur dari angka atau kesibukan semata. Kinerja yang baik, kata Ustadz Faris, justru tercermin dari nilai dan dampak kebaikan yang dirasakan oleh orang-orang di sekitar. Ia membedakan antara budaya sibuk yang cenderung berorientasi pada diri sendiri dengan budaya berkah yang berorientasi pada nilai ilahiah dan manfaat bersama.
“Budaya berkah itu bukan soal seberapa sibuk kita, tapi seberapa besar kebaikan yang kita tebarkan. Prinsipnya less effort, more effect, sedikit usaha, tapi dampaknya luas dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberkahan Ramadan diharapkan mampu membawa transformasi iman yang berdampak langsung pada kualitas kinerja. Puasa tidak hanya melatih ketahanan fisik, tetapi juga membantu menjaga stabilitas emosi dan kejernihan pikiran. Untuk menjaga keimanan tetap kuat, diperlukan penguatan ilmu, doa, kesungguhan melawan hawa nafsu, serta lingkungan pergaulan yang baik.
Kepala BPMP DKI Jakarta (Wibowo Mukti, S. Kom., M.Si) dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tausiyah ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pegawai tentang makna keseimbangan antara kinerja dan nilai spiritual. Menurutnya, kredibilitas, moral, dan kejujuran merupakan fondasi utama yang harus selalu melekat dalam setiap upaya peningkatan kinerja dan transformasi organisasi.
“Kinerja yang baik tidak cukup hanya diukur dari hasil, tetapi juga dari nilai dan integritas yang menyertainya. Menjelang Ramadan, ini adalah momentum yang tepat untuk menata kembali niat pengabdian kita,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DWP BPMP DKI Jakarta (Wildayanti Choir Wibowo Mukti) menyoroti pentingnya peran keluarga, khususnya ibu, dalam membangun lingkungan religius sebagai pondasi pembentukan karakter. Kasubbag Umum BPMP DKI Jakarta (Rina Harjanti, S.Si., M.Pd) juga menegaskan bahwa Ramadan menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kinerja sekaligus memperkuat semangat mengisi hari-hari dengan kebaikan.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan tausiyah, dan ditutup dengan doa bersama. Suasana Masjid At-Tarbiyah terasa tenang dan penuh kekhusyukan, menjadi ruang jeda dari rutinitas kerja sekaligus mempererat kebersamaan antarpegawai.
Melalui kegiatan ini, BPMP DKI Jakarta berharap nilai-nilai kebaikan yang diperoleh dapat tercermin dalam keseharian kerja. Dengan semangat hijrah nilai dan kinerja, BPMP DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.

