Perjalanan Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan BPMP Provinsi DKI Jakarta Meraih Sinta 4
Dini Agustina, S. Ikom., M. I. Kom
Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan (JLMP) BPMP Provinsi DKI Jakarta yang telah berhasil meraih akreditasi Sinta 4. Capaian ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 156/C/C3/KPT/2026 tanggal 7 April 2026 tentang Peringkat Akreditasi Baru Jurnal Ilmiah Periode 2 Tahun 2025 Peringkat 3 sampai 6. Pengakuan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan panjang JLMP sebagai media diseminasi ilmiah di bidang pendidikan, sekaligus menjadi bukti komitmen BPMP Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan pendidikan.
Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 11 Tahun 2022, salah satu fungsi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) adalah melaksanakan fasilitasi peningkatan mutu pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan masyarakat dalam kerangka penjaminan mutu pendidikan. Dalam konteks tersebut, peningkatan mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Salah satu upaya konkret yang dilakukan oleh BPMP Provinsi DKI Jakarta adalah mendorong publikasi hasil penelitian dan karya tulis melalui Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan (JLMP).
Sejak tahun 2008, BPMP (sebelumnya LPMP) Provinsi DKI Jakarta telah berperan aktif dalam membina dan melatih PTK agar mampu menulis serta mempublikasikan karya ilmiah. JLMP menjadi wadah strategis bagi guru dan tenaga kependidikan untuk menyebarluaskan hasil penelitian, praktik baik, serta inovasi pembelajaran. Pada masa awal pengelolaannya, proses penerbitan jurnal masih dilakukan secara manual, yang tentu memiliki berbagai keterbatasan, baik dari sisi efisiensi maupun jangkauan distribusi.
Memasuki tahun 2021, JLMP mulai bertransformasi dengan merintis penggunaan sistem berbasis daring melalui Open Journal System (OJS). Transformasi ini menjadi langkah awal menuju pengelolaan jurnal yang lebih modern, transparan, dan akuntabel. Selanjutnya pada tahun 2022, JLMP sepenuhnya beralih ke sistem OJS dalam seluruh proses penerbitan. Peralihan ini menuntut kesiapan yang matang, baik dari sisi sumber daya manusia (SDM), penguasaan teknologi informasi, kemampuan manajerial, maupun tata kelola jurnal yang sesuai dengan standar nasional.
Sejak implementasi penuh OJS pada tahun 2022, pengelola JLMP terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal. Proses editorial, review, hingga publikasi dilakukan secara sistematis dan terdokumentasi dengan baik melalui platform OJS. Hingga saat ini, pengelolaan JLMP telah mencapai tahap proses penerbitan edisi Desember 2025, yang menunjukkan konsistensi dan keberlanjutan dalam penerbitan jurnal ilmiah.
Perjalanan menuju akreditasi tidak selalu berjalan mulus. Upaya awal pengajuan akreditasi JLMP dimulai pada 28 Maret 2024. Namun, pada tahap tersebut, JLMP belum berhasil lolos desk evaluasi. Kegagalan ini tidak menjadi penghalang, melainkan menjadi bahan refleksi dan evaluasi menyeluruh bagi tim pengelola. Berbagai perbaikan dilakukan, mulai dari peningkatan kualitas substansi artikel, penguatan proses peer review, penyempurnaan tata kelola editorial, hingga pemenuhan standar teknis akreditasi jurnal ilmiah.
Dengan semangat perbaikan berkelanjutan, tim pengelola kembali mengajukan permohonan akreditasi pada 21 April 2025. Upaya ini membuahkan hasil positif, di mana JLMP berhasil lolos desk evaluasi pada 16 September 2025. Keberhasilan tersebut menjadi indikasi bahwa berbagai pembenahan yang dilakukan telah berada pada jalur yang tepat dan memenuhi standar yang ditetapkan oleh lembaga akreditasi nasional.
Puncaknya, pada tahun 2026, JLMP resmi memperoleh peringkat akreditasi Sinta 4. Capaian ini bukan hanya sekadar pengakuan administratif, tetapi juga mencerminkan peningkatan kualitas tata kelola jurnal, konsistensi penerbitan, serta kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan.
Ke depan, akreditasi Sinta 4 ini diharapkan menjadi motivasi bagi pengelola JLMP untuk terus meningkatkan kualitas menuju peringkat yang lebih tinggi. Selain itu, JLMP diharapkan semakin mampu menjadi ruang ilmiah yang kredibel, inklusif, dan berdaya saing, serta terus mendorong Pendidik dan Tenaga Kependidikan untuk aktif menulis dan mempublikasikan karya ilmiah yang berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

